School Well Being dalam Penerapan Moving Class di SMAN 9 Padang

Authors

  • Sherly Yunimar Universitas Negeri Padang
  • Reno Fernandes Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.24036/nara.v4i4.302

Keywords:

Moving Class, Sosiologi, Well-being

Abstract

Kesejahteraan sekolah (school well being) merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan dalam setiap inovasi pembelajaran, termasuk pada penerapan moving class. Penelitian terkait moving class di Indonesia hingga saat ini umumnya berfokus pada efektivitas pembelajaran, kendala serta dampak pada capaian akademik peserta didik, sedangkan kajian yang secara khusus mengaitkannya dengan kerangka school well being masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan moving class pada pembelajaran sosiologi di SMA N 9 Padang dengan menggunakan teori School Well Being. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan dara berupa observasi wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih secara purposive sampling dengan kriteria informan pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan moving class yaitu 4 orang guru dan 6 orang siswa. Teknik analisis data menggunakan Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moving class di SMA N 9 Padang secara umum berjalan efektif. Pada aspek having, terpenuhi melalui fasilitas yang memadai, mesikupun kurangnya sarana penyejuk ruangan memengaruhi kenyamanan. Aspek loving tercapai melalui interaksi positif dan aspek being didukung oleh pembelajaran berdiferensiasi yang mendorong kreativitas. Moving class meningkatkan kesehatan mental siswa (health) dengan pembelajaran menyenangkan, bervariasi dan mengurangi beban tugas rumah siswa karena siswa cukup menyiapkan dua mata pelajaran sebelum pembelajaran.

References

Amalia, Y. R. (2020). Pemanfaatan Modal Sosial dalam Peningkatkan Sarana dan Prasarana di SMAN 9 Padang. Syntax Literate; Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(6), 7940-7953..

Bogdan, R. C., & Biklen, S. K. (2007). Qualitative research for education: An introduction to theories and methods (5 th). Pearson.

Creswell, J. W. (2013). Qualitative inquiry and Research Design: Choosing among five approaches (3rd ed.). SAGE Publications.

Fitria, A., & Iskandar. (2018). Pelaksanaan Sistem Moving Class pada Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di SMP 1 Kuala Bireuen. Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi (JSEE), 6(1), 5–13.

Harianti, Y. (2019). Pengaruh Sistem Pembelajaran Moving Class Terhadap Keterampilan Interaktif Siswa Pada Pelajaran Ipa Kelas V Mis 05 Darussalam Kepahiang. IAIN Curup.

Harwatiningsih, E. N. & Widyana, R. (2021). Kemampuan Empati dan Kesejahteraan di Sekolah Pada Siswa Kelas 7. Psikosains, 16(1).

Husna, Z. N., Idris, A., Elfina, E., Romla, S., Wahyuningsih, N. K., Surur, M., & Azizah, N. (2024). Hubungan antara penerapan sistem pembelajaran moving class dengan motivasi dan hasil belajar pada mata pelajaran informatika. Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan, 2(2), 69-80.

Konu, A., & Rimpelä, M. (2002). Well-being in schools: A conceptual model. Health Promotion International, 17(1), 79–87. https://doi.org/10.1093/heapro/17.1.79

Lesmana, S. J., & Latif, I. S. (2023). Pengantar Sosiologi: Interaksi Individu Dengan Individu, Individu Dengan Kelompok, Kelompok Dengan Kelompok. Berkah Aksara Cipta Karya.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4 th). SAGE Publications.

Puspasari, D. (2023). Pengaruh Fasilitas Belajar dan Sistem Pembelajaran Moving Class terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMKN 10 Surabaya. Edunusa: Journal of Economics and Business Education, 3(2), 76-87.

Nisa, A. K., Handayani, A., & Rahmawati, D. (2025). Kesehatan Mental Kunci Utama Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SD. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar, 8(1), p-ISSN. https://journal.matappa.ac.id/index.php/dikdas/article/view/4104/1817

Pedine, P. (2021). Pelaksanaan Sistem Moving Class dalam Pembelajaram PAI di SMP Al-Fath Cirendeu. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Rafiatun, N. (2021). Implementasi Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) untuk Mengatasi Kejenuhan Belajar Siswa SD Negeri Ngebelgede II Kecamatan Ngaglik Kabupaten Sleman. Universitas Islam Indonesia.

Ramadhan, A., Sutja, A., & Sekonda, F. A. (2022). Pengaruh Lingkungan Belajar di Sekolah terhadap Konsentrasi Belajar Siswa di SMP N 19 Kota Jambi. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(1980), 1349–1358.

Rasyid, A. (2020). Konsep dan Urgensi Penerapan School Well-Being Pada Dunia Pendidikan. Jurnal Basicedu, 5(1), 376–382. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i1.705

Sita, F. (2024). Strategi Pengelolaan Fasilitas dan Sumber Daya di Sekolah untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran. Novara: Nusantara Education and Innovation Journal, 1, 117–132.

Sugiyono, S. (2014). Memahami Penelitian Kualitatif . Bandung: CV. Alfabeta.

Widati, T. (2018). Pengaruh Lingkungan Fisik Terhadap Performa Belajar Siswa. Jurnal Perspektif Arsitektur, 13(01), 374–386. https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JTA/article/view/1992

Zuhrian, F. N. (2022). Analisis Penerapan Sistem Moving Class dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di SMP Negeri Model Terpadu Bojonegoro. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Downloads

Published

2025-12-19

How to Cite

Yunimar, S., & Fernandes, R. (2025). School Well Being dalam Penerapan Moving Class di SMAN 9 Padang. Naradidik: Journal of Education and Pedagogy, 4(4), 502–512. https://doi.org/10.24036/nara.v4i4.302

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >> 

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.