Penerapan Model Kooperatif Two Stay Two Stray Berbantuan Poster dalam Peningkatan Hasil Belajar Sosiologi
DOI:
https://doi.org/10.24036/nara.v5i1.424Keywords:
Hasil Belajar, Model Two Stay Two Stray, Media Poster, SosiologiAbstract
Proses pembelajaran sosiologi bertujuan untuk memaknai kehidupan sosial yang bermanfaat bagi kehidupan siswa di masyarakat. Proses pembelajaran yang berpusat pada guru, belum optimal untuk mencapai tujuan pembelajaran sosiologi. Perbaikan dengan menggunakan model dan media yang kontekstual dapat membawa pembelajaran sosiologi bermakna dan sesuai dengan realitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray berbantuan media poster. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kurt Lewis yang terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI F2 SMA Negeri 2 Tilatang Kamang pada mata pelajaran Sosiologi dengan materi Permasalahan Sosial. Data penelitian diperoleh melalui observasi aktivitas siswa dan tes hasil belajar pada setiap siklus dengan teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebelum dilakukan penelitian, pada kondisi pra penelitian, hasil belajar siswa tergolong sangat rendah dimana hanya sebagian kecil siswa yang memiliki nilai di atas KKTP. Terjadi peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model Two Stay Two Stray berbantuan poster. Pada Siklus I, ketuntasan belajar siswa meningkat secara signifikan. Setelah dilakukan perbaikan pada Siklus II, ketuntasan belajar meningkat kembali sehingga mencakup hampir seluruh peserta didik. Secara teoritis, keberhasilan ini mendukung teori konstruktivisme, di mana peserta didik membangun pengetahuannya secara aktif melalui interaksi sosial dan pengalaman langsung. Dengan demikian, model Two Stay Two Stray berbantuan media poster dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Sosiologi di sekolah menengah atas.
References
Arif, S. & Shinta, O. (2023). Penelitian Tindakan Kelas. Makassar: Mitra Ilmu.
Asmur, A. (2011). Pola Pembelajaran Sosiologi Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Kendari. Selami IPS, 1(1), 5–91.
Firmansyah, A. & Torro, S. (2017). Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajarankooperatif Tipe Two Stay Two Stray Pada Mata Pelajaran. Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian, 2(1), 1-6.
Hamalik, O. (2010). Proses Belajar dan Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Huda, M. (2013). Model-Model Pengajaran Dan Pembelajaraan: Isu-Isu Metodis dan Paradigmatis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
John, H, & Zierer, K. 2019. Visible Learning Insights. London: Routledge.
Johnson, E. B. (2002). Contextual Teaching and Learning. California: Corwin Press.
Kadiriandi, R., & Ruyadi, Y. (2017). Pengaruh penerapan model pembelajaran model Two Stay Two Stray (TSTS) terhadap peningkatan keaktifan dan hasil belajar sosiologi di SMA Pasundan 3 Bandung. Sosietas, 7(2).. doi:10.17509/sosietas.v7i2.10362.
Kunandar, K. (2010). Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas. Depok: PT. Raja Grafindo Persada.
Kusuma, W. & Dwitagama, D. (2012). Mengenal Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Indeks.
Lestari, W. (2021). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) Berbantuan Media Poster Terhadap Minat Dan Hasil Belajar Siswakelas VIII Yusuf Abdussatar Kediri Tahun Pelajaran 2021/2022. UIN Mataram.
Miles, B., & Huberman, A. (1992). Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber Tentang Metode-Metode Baru. Jakarta: Universitas Indonesia (UI-Press).
Nurfadhillah, S., Saputra, T., Farlidya, T., Pamungkas, S. W., & Jamirullah, R. F. (2021). pengembangan media pembelajaran berbasis media poster pada materi “perubahan wujud zat benda” kelas V di sdn sarakan Ii tangerang. Nusantara, 3(1), 117-134.
Rufikasari, L. C & Subiyantoro, S. (2013). Sosiologi Dan Antropologi Untuk SMA/MA Kelas X. Surakarta: Mediatama.
Septantiningtyas, N. et al. (2019). PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Klaten: Lakeisha.
Slavin, R. (1995). Cooperative Learning: Theory, Research, and Practice. Massachusetts: Allyn & Bacon.
Sitio, S., Wahyuni, M., Wita, S., & Nora, D. (2025). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Berbantuan Media Gambar untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Bangun Ruang Siswa Kelas VI SD Negeri 004 Hangtuah. Journal of Development Education and Learning (JODEL), 3(1), 230-242.
Soesana, A. et al. (2023). Metodologi Penelitian Kualitatif. Medan: Yayasan Kita Menulis.
Sudaryono, S. (2021). Statistika Deskriptif Untuk Penelitian. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Sugiyono, S. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suparlan, P. (2019). Teori Konstruktivisme dalam Pembelajaran. Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan (1), 79–88.
Suprijono, A. (2015). Cooperative Learning Teori Dan Aplikasi Paikem. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Suwastono, A. (2011). Pengembangan Pembelajaran E-Learning Berbasis Moodle Pada Mata Kuliah Penginderaan Jauh. S-1 Jurusan Geografi Universitas Negeri Malang. Universitas Negeri Malang.
Vygotsky, L. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge: Harvard University Press.
Widodo, S. et al. (2023). Buku Ajar Metode Penelitian. Jakarta: CV Science Techno Direct.
Yohanes, R. S. (2013). Teori Vygotsky dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Matematika. Arta UKWMS 4(1), 113–25.
Zahri, Z. (1999). Metode Penelitian Pendidikan. Padang: DIP Universitas Negeri Padang.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Author

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






.png)








