Kebijakan In House Training Sekolah Penggerak dalam Meningkatkan Kompetensi Guru di SMAN 1 Suliki

Authors

  • Sakinatun Nafsi Universitas Negeri Padang
  • Ika Sandra Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.24036/nara.v5i2.473

Keywords:

Kebijakan IHT, Kompetensi Guru, Sekolah Penggerak

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan In House Training (IHT) Sekolah Penggerak di SMAN 1 Suliki dalam meningkatkan kompetensi guru. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori Struktural Fungsional Talcott Parsons dengan skema AGIL (Adaptation,Goal Attainment, Integration, Latency). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan melibatkan 15 orang informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan kriteria informan terlibat dalam pelatihan IHT. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini analisis data interaktif dari Miles dan Huberman, meliputi: pengumpulan data, reduksi data, penyaijan data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data melalui triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan In-House Training (IHT) secara signifikan berhasil mengakselerasi empat kompetensi utama guru melalui penguasaan perangkat deep learning, integrasi teknologi digital seperti Canva dan Quizizz, serta penguatan keterampilan public speaking. Walaupun terdapat hambatan dalam adaptasi teknologi pada kelompok guru senior, kebijakan ini efektif dalam menciptakan ekosistem sekolah yang lebih kolaboratif dan adaptif. Keberhasilan transformasi ini didukung oleh sistem evaluasi yang terintegrasi melalui supervisi berkala, yang mana hasilnya menjadi instrumen strategis untuk menjamin keberlanjutan peningkatan kompetensi guru di SMAN 1 Suliki.

References

Arifin, G. F. M., Sriartha, I. P., & Indrayani, L. (2024). Kompetensi Guru IPS Ditinjau dari Latar Belakang Pendidikan, Pelatihan dan Pengalaman Mengajar. Jurnal Pendidikan IPS Indonesia, 8(1), 41–53. https://doi.org/10.23887/pips.v8i1.3578

Halimah, A. (2020). In House Training sebagai Upaya untuk Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (Rpp) di Sdn No 59/ix Penyengat Olak. Jurnal Literasiologi, 3(59), 37–45.

Hartatik, S. (2022). Peningkatan Kompetensi Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) Melalui in House Training (IHT) di SDN Tlekung 02 Kota Batu. Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora (JPTWH), 1(4), 318-339.

Idhartono, A. R. (2023). Literasi Digital Pada Kurikulum Merdeka Belajar Bagi Anak Tunagrahita. Jurnal Teknologi Pembelajaran, 12(2), 91–96.

Rachmini, S. A., Madjid, I., Jaya, M. F., Rensa, E., & Armin, M. (2026). Sosialisasi Penggunaan Sistem Informasi Pintar Kuliah (SIPIKUL) Untuk Penetapan Beasiswa Mahasiswa di Universitas Sulawesi Barat. To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 9(1), 13-27.

Novi, N., Sulistyarini, S., & Budjang, G. (2019). Analisis Kompetensi Profesional Guru dalam Pembelajaran Sosiologi di Kelas X SMA Adisucipto Sungai Raya. Jurnal Program Studi Pendidikan Sosiologi FKIP UNTAN Pontianak, 3(11), 1–14.

Rahayu, R., Rosita, R., Rahayuningsih, Y. S., & Hernawan, A. H. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak. Basicedu, 6(4), 6313–6319.

Rahmah, L. A., & Megawati, S. (2024). Implementasi Program Sekolah Penggerak di SD Insan Mulya Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik. Publika, 12(1), 147–159.

Raho, B. (2021). Teori Sosiologi Modern (Edisi Revisi). Ledalero.

Ritzer, G. (2014). Teori Sosiologi Modern Edisi Ketujuh. Prenadamedia Group.

Rusmita, S., & Fitriyeni. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Masa Transisi Dari K13 Menuju Kurikulum Mardeka di Sekolah Dasar. Elementary School Education, 8(3), 7–12.

Saifullah, A. (2023). Peningkatan Kompetensi Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar melalui In House Training ( IHT ) di MTs Negeri 1 Sidoarjo. Journal Of Social Science Research, 3, 515–528.

Semiawan, C. R. (2022). Metode Penelitian Kualitatif: Jenis, Karakteristik, dan Keunggulannya. Grasindo.

Setiawan, D. (2022). In House Training ( IHT ) : Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru SMPN 3 Lingsar dalam Membuat dan Menggunakan Media Power Point. 4(1), 1–4. https://doi.org/10.29303/jcar.v4i1.1439

Sugiyono, S. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Surahman, Rahmani Redha, Radiana Usman, & Saputra Imen Ardianus. (2022). The Role of Driving Teachers in Independent Learning Education in Kubu Raya. Jurnal Pendidikan Indonesia, 3(04), 2746–1920.

Sutrisno. (2022). Guru Melaksanakan Evaluasi Pembelajaran di Era. Zahra: Research And Tought Elmentary School Of Islam Journal, 3(1), 52–60.

Untung, M. (2024). Pengaruh Kompetensi Guru dan Fasilitas Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa di SD Negeri 5 Pelangsian. Surplus: Jurnal Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan, 4(1), 325-.

Yusuf, A. M. (2014). Metode Penelitian : Kualitatif,Kuantitatif & Penelitian Gabungan. Prenada Media Group.

Downloads

Published

2026-06-15

How to Cite

Nafsi, S., & Ika Sandra. (2026). Kebijakan In House Training Sekolah Penggerak dalam Meningkatkan Kompetensi Guru di SMAN 1 Suliki. Naradidik: Journal of Education and Pedagogy, 5(2), 340–348. https://doi.org/10.24036/nara.v5i2.473

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.